Jumat, 02 Oktober 2020

Quotes by Me

 

Untukmu pangeran hati,

Bukannya ku tak mencintai

Ataupun menyakiti hati,

Aku hanya ingin perbaiki diri

Tuk jadi pendampingmu nanti

 

 

 

 

Kecewa itu hadir di saat kamu yang terlalu berharap kepada selain Allah.

Kenapa kamu semakin mengejarnya, dan dia semakin menjauh?

Karena Allah cemburu padamu.

Lalu, apa yang harus kamu lakukan?

Kejarlah cinta Allah, maka dia akan mengejarmu.

 

 

 

 

Aku pernah teramat mencintai dunia, namun aku tersakiti. Aku pernah teramat mencintai dunia, dan aku kembali dikecewakan. Namun, disaat cintaku kupenuhkan pada-Nya, aku tak pernah merasakan keduanya lagi.

 

 

Rabu, 23 Desember 2020 


“Kita tak perlu heran dan menyesal jika hidup kita penuh dengan kejutan. Banyak kejadian tak diundang yang menggoyahkan perasaan kita. Padahal banyak pesan dari Yang Maha Kuasa agar kita melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan. Setiap usaha kebaikan tak ada yang sia-sia. Tinggal kita memilih untuk teguh dan tegar, atau murung dalam tempurung.”

-Qonita Salsabila.

 

Poem by Me

 

Masa yang Kelam

 

Aku sudah lupa bagaimana rasanya sebelum dunia jatuh di kaki kita

Menyisakan kenangan penuh asa

Tak kusangka rembulan pun tertawa

Matahari tak menampakkan sinarnya

Angin sepoi sepoi ganas setelahnya

 

Mereka katakan waktulah penyembuh

Tapi aku tetap saja lumpuh

Bersama hati yang rapuh

Dengan mata ini yang tak melihatmu utuh

Adakah orang yang sungguh

Tuk buat hati ini sembuh

 

Jika aku ingin kembali

Aku pasti menyebutmu seribu kali

Tuk lanjutkan perjalanan kita ini

Sampai waktu yang tlah ditentukan nanti

Tapi takkan pernah ku sesali

Pertemuan kita ini

Kisah kita kan abadi

 

 

 

Rabu, 23 Desember 2020

 

“Sajak Rindu”

  

Rindu ini selalu memikat

Membuat diriku semakin terikat

Menggenggam cintamu yang kuat

Namun tak semu sesaat

 

Canda tawamu selalu ada

Melayang buatku bahagia

Dalam berbagai angan logika

Di segenap hati dan jiwa

 

Jarak hanya bisa buatmu melihat

Apa yang sedang terikat

Rasa apa yang bisa terlibat

Benih asmara tertanam kuat

 

Aku hanyalah penikmat rindumu

Bagai angin yang membawanya padaku

Menyebar pada saraf tubuhku

Yang mengingat tentang dirimu

 

Ku tahu langit selalu bisu

Tuk kabarkan tentang dirimu

Namun di sini ku menunggu

Pertemuan manisku denganmu